Tumbal Proyek Film horor terbaru siap menyapa pecinta film Indonesia dengan kisah penuh misteri, teror supranatural, dan drama keluarga yang emosional. Mengangkat cerita tentang proyek pembangunan yang menyimpan rahasia kelam, film ini menghadirkan pengalaman horor yang tidak hanya menegangkan tetapi juga menyentuh sisi emosional penonton.
Diproduseri oleh Dheeraj Kalwani dan disutradarai oleh Jero Point, film Tumbal Proyek ini mengisahkan perjalanan Yuda yang diperankan Kiesha Alvaro dalam mencari jawaban atas hilangnya sang ayah, Bayu, yang diperankan Rendy Khrisna saat bekerja di sebuah proyek pembangunan.
Di tengah pencariannya, Yuda justru menemukan berbagai kejadian aneh yang membuka tabir misteri besar di balik proyek tersebut. Konflik semakin berkembang dengan hadirnya Laras yang diperankan Callista Arum, serta Bu Martha yang dimainkan Karina Suwandi di Tumbal Proyek.

Produser Dheeraj Kalwani mengatakan bahwa Tumbal Proyek bukan sekadar film horor biasa, tetapi juga memiliki lapisan cerita keluarga yang kuat.
“Film ini bukan hanya soal teror dan misteri, tapi juga tentang kehilangan, penantian, dan hubungan keluarga yang emosional. Kami ingin menghadirkan horor yang punya cerita dan bisa dirasakan penonton secara emosional,” ujar Dheeraj Kalwani.
Sementara itu, sutradara Jero Point mengungkapkan bahwa latar proyek pembangunan dipilih karena memiliki atmosfer yang dekat dengan kehidupan sehari-hari namun menyimpan banyak kemungkinan cerita menyeramkan.

“Proyek pembangunan identik dengan kemajuan, tapi di film ini justru menjadi tempat lahirnya ketakutan dan misteri. Kami mencoba membangun suasana yang realistis sekaligus mencekam agar penonton bisa ikut merasakan ketegangan para karakternya,” kata Jero Point.
Aktor Kiesha Alvaro juga mengaku tertantang memerankan karakter Yuda yang dipenuhi emosi dan rasa kehilangan.
“Yuda itu karakter yang emosinya cukup kompleks. Dia bukan cuma takut menghadapi hal mistis, tapi juga menyimpan luka karena kehilangan ayahnya. Itu yang membuat karakter ini sangat menarik untuk dimainkan,” ungkap Kiesha Alvaro.

Hal senada disampaikan Callista Arum yang menyebut chemistry antar pemain menjadi salah satu kekuatan film ini.
“Selain horornya kuat, hubungan antar karakter di film ini juga terasa dekat dan emosional. Jadi penonton bukan cuma dibuat takut, tapi juga ikut merasakan kesedihan dan misteri yang dialami para tokohnya,” ujar Callista Arum.
Nuansa mistis dalam film turut diperkuat lewat karakter Mbah Tarmo yang diperankan Fuad Idris. Sosok tersebut digambarkan mengetahui berbagai rahasia kelam yang tersembunyi di kawasan proyek.
Dengan kombinasi horor supranatural, misteri, dan drama keluarga, Tumbal Proyek diharapkan menjadi salah satu tontonan horor Indonesia yang membekas di hati penonton.
Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Mei 2026.



