Jakarta – Indonesia Jetsports Grand Prix 2026 resmi dipastikan digelar di Jetski Academy Indonesia, Ancol, Jakarta, pada 2–6 Desember 2026. Ajang bergengsi ini akan menghadirkan para pembalap jetski terbaik dunia dan menjadi momentum besar bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi olahraga air bertaraf internasional sekaligus mendorong sport tourism di Asia-Pasifik.
Indonesia Jetsports Grand Prix 2026 bukan hanya sekadar kompetisi balap jetski internasional. Kejuaraan ini menjadi fondasi menuju Indonesia Jetsports World Series (IJWS) 2027, sebuah seri kejuaraan dunia yang diproyeksikan masuk dalam kalender olahraga jetsports internasional. Dengan perubahan nama dan jadwal penyelenggaraan, Indonesia menunjukkan keseriusannya untuk menjadi salah satu pusat olahraga jetski dunia.
Indonesia Jetsports Grand Prix 2026 diluncurkan dalam acara Press Release & Media Gathering di Jakarta, Selasa (28/7/2026). Presiden Indonesia Jetsports Boating Association (IJBA), Syaiful Aswar, menegaskan bahwa penyelenggaraan event ini merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem jetsports nasional sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pembalap internasional untuk berlaga di Indonesia.

Indonesia Jetsports Grand Prix 2026 juga dipastikan mendapat dukungan penuh dari International Jet Sports Boating Association (IJSBA). Penyesuaian jadwal ke awal Desember dinilai menjadi waktu paling ideal karena berlangsung setelah IJSBA World Finals di Amerika Serikat dan sebelum rangkaian kejuaraan internasional di Thailand, sehingga mempermudah proses logistik serta meningkatkan potensi kehadiran pembalap dari berbagai negara.
“Kami melihat tantangan terbesar ada pada aspek logistik internasional. Dengan jadwal baru di bulan Desember, persiapan menjadi lebih matang dan peluang kehadiran pembalap dari berbagai negara juga semakin besar,” ujar Presiden IJBA, Syaiful Aswar, dalam konferensi pers, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, perubahan nama menjadi Indonesia Jetsports Grand Prix merupakan bagian dari strategi jangka panjang agar Indonesia nantinya menjadi salah satu seri utama dalam kalender Indonesia Jetsports World Series.

“Kami ingin Indonesia kembali menjadi salah satu pusat olahraga jetski dunia. Ke depan kami berharap Indonesia menjadi bagian penting dalam kalender kejuaraan internasional,” katanya.
Ancol Disiapkan Jadi Panggung Jetski Kelas Dunia
Selama lima hari penyelenggaraan, kawasan Ancol akan dipenuhi aksi balap jetski berkecepatan tinggi yang menghadirkan pembalap profesional dari berbagai negara. Sebanyak delapan kelas perlombaan akan dipertandingkan dengan standar internasional, menyuguhkan tontonan penuh adrenalin bagi para pecinta olahraga ekstrem.

Kejuaraan ini juga diproyeksikan menjadi magnet baru sport tourism Indonesia. Ribuan wisatawan, atlet, kru, hingga media internasional diperkirakan memadati Jakarta untuk menyaksikan langsung persaingan para pembalap dunia.
Perpaduan olahraga, wisata bahari, hiburan, kuliner, hingga kekayaan budaya Jakarta diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung sekaligus memperkenalkan Indonesia kepada dunia.
Indonesia Makin Dekat Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Jetski Dunia
Perubahan nama kejuaraan dan jadwal pelaksanaan merupakan hasil kesepakatan antara Presiden IJSBA Scott Frazier dan Presiden IJBA Syaiful Aswar. Langkah tersebut dinilai sangat strategis karena memudahkan distribusi logistik internasional sekaligus membuka peluang hadirnya lebih banyak peserta dari Eropa, Amerika, hingga Asia.
Juara dunia jetski Aero Sutan Aswar menyebut jadwal baru memberikan keuntungan besar bagi Indonesia.
“Ini kesempatan yang sangat baik bagi Indonesia. Desember menjadi waktu yang ideal karena banyak pembalap dari Eropa maupun Amerika datang ke Asia. Kami berharap peserta yang datang akan semakin banyak,” ujarnya.
Ia juga menilai kondisi geopolitik di Timur Tengah masih memengaruhi distribusi logistik global sehingga perubahan jadwal menjadi solusi yang tepat.
Sementara itu, Event Partner IJBA, Eka Nugraha, memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan, mulai dari venue, transportasi, akomodasi, hospitality, hingga fasilitas atlet.
“Kami mempersiapkan venue, transportasi, akomodasi, hospitality, hingga seluruh kebutuhan atlet agar mereka merasa nyaman selama berada di Indonesia,” katanya.
Area utama diperkirakan mampu menampung sekitar 3.000 penonton. Panitia juga bekerja sama dengan sejumlah hotel di kawasan Ancol serta berbagai mitra logistik dan sponsor untuk memastikan seluruh kebutuhan peserta internasional berjalan lancar.
Fondasi Indonesia Jetsports World Series 2027
Indonesia Jetsports Grand Prix 2026 menjadi pijakan lahirnya Indonesia Jetsports World Series (IJWS) 2027. Melalui kejuaraan tersebut, Indonesia ingin menghadirkan rangkaian kompetisi internasional secara berkelanjutan yang mempertemukan pembalap terbaik dari berbagai benua.
Nantinya, Indonesia Jetsports Grand Prix akan menjadi salah satu seri utama dalam kalender IJWS dan diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi olahraga air kelas dunia.
Tak Hanya Balapan, Tapi Penggerak Ekonomi
Penyelenggaraan Indonesia Jetsports Grand Prix 2026 diperkirakan memberikan dampak ekonomi yang luas. Sektor pariwisata, perhotelan, restoran, transportasi, UMKM, ekonomi kreatif, hingga investasi diyakini akan ikut merasakan manfaat dari kehadiran ribuan tamu domestik maupun mancanegara.
Presiden IJBA, Syaiful Aswar, menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan hanya menghadirkan persaingan atlet dunia, tetapi juga menjadi upaya memperkuat citra Indonesia di mata internasional.
“Melalui kejuaraan ini kami ingin menghadirkan pembalap terbaik dunia ke Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat olahraga jetsports internasional di kawasan Asia-Pasifik. Kami percaya olahraga dapat menjadi jembatan untuk mempromosikan pariwisata, investasi, serta memperkuat citra Indonesia di mata dunia,” tutupnya. (EH)


