Mawar de Jongh 2026 Bikin Gebrakan Lewat “KAN”, Lagu Baru yang Angkat Kisah Cinta: “Sudah Kubilang!”

Jakarta — Mawar de Jongh kembali menyapa pencinta musik dengan single terbaru bertajuk “KAN”. Bukan sekadar lagu cinta biasa, karya terbaru ini menghadirkan warna musik yang berbeda sekaligus membawa cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari: tentang cinta, intuisi, sahabat, dan kalimat yang mungkin paling sering terdengar setelah seseorang patah hati “Kan, sudah kubilang.”

Sejak memulai perjalanan musik pada 2019, Mawar de Jongh konsisten membangun identitasnya melalui deretan single yang telah mencatat puluhan juta streaming dan penayangan di berbagai platform digital. Setelah menghadirkan “Tinggal” sebagai original soundtrack film Tinggal Meninggal pada Juni 2025, Mawar kini membuka babak baru lewat “KAN”.

Menariknya, judul “KAN” yang hanya terdiri dari tiga huruf justru menjadi kunci utama cerita lagu ini. Kata tersebut terdengar sederhana, tetapi memiliki makna kuat sebagai bentuk ungkapan “sudah kubilang” atau “I told you so”.

Mawar de Jongh

Bukan Cuma Lagu Patah Hati, “KAN” Punya Cerita yang Relate Banget

Mawar mengaku langsung merasa terhubung ketika pertama kali mendengar lagu tersebut. Cerita “KAN” mengingatkannya pada kisah orang-orang di sekitarnya, terutama tentang seorang sahabat yang berkali-kali memberikan peringatan tetapi sarannya justru diabaikan karena seseorang sudah terlanjur jatuh cinta.

Dalam perkembangannya, cerita tersebut berubah menjadi lebih personal. “KAN” akhirnya seperti suara hati seseorang yang sebenarnya sudah memiliki intuisi sejak awal mengenai sebuah hubungan, tetapi memilih mengabaikannya hingga akhirnya harus menghadapi konsekuensinya sendiri.

Mawar de Jongh

Konsep lagu ini diciptakan oleh Iqbal Siregar, Denis Ligia, Faishal Muhammad Fasya, dan Mohammed Kamga. Menariknya, gagasan awal Iqbal justru membayangkan “KAN” sebagai lagu duet dua perempuan yang berisi percakapan antarsahabat.

Namun, ketika konsep tersebut berkembang menjadi lagu solo, maknanya justru terasa semakin dalam.

“Intinya sinyal-sinyal di depan yang udah dikasih tahu sama temannya, tapi temannya masih melakukan karena jatuh cinta. Karena akhirnya jadi lagu solo, lebih pasnya diartikan kita ngomong ke diri kita sendiri, sama intuisi yang kita punya di awal terhadap suatu hubungan yang akhirnya kita kena batunya sendiri,” jelas Iqbal Siregar.

Mawar de Jongh

 

Mawar Tawarkan Warna Musik yang Berbeda

Salah satu daya tarik “KAN” terletak pada eksplorasi musiknya. Dibandingkan sejumlah karya Mawar sebelumnya, single ini hadir dengan konsep aransemen dan mood yang berbeda.

Meski begitu, kekuatan vokal Mawar de Jongh dalam menyampaikan cerita tetap menjadi bagian penting dalam proses produksinya. Iqbal menilai Mawar memiliki kemampuan untuk membuat pesan lagu terasa natural dan emosional tanpa harus mengandalkan teknik vokal yang berlebihan.

“Walaupun konsep aransemen di lagu ini agak berbeda dari single-single Mawar sebelumnya. Tapi Mawar tuh paling bagus suaranya dalam hal menceritakan sesuatu. Jadi nggak perlu teknik yang aneh-aneh, dan pas denger Mawar nyanyi pesan yang ingin disampaikan dapat dan feels real,” kata Iqbal.

Bagi Mawar, perubahan tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan sisi lain dirinya sebagai musisi.

“Single ini cukup berbeda secara konsep, aransemen, dan mood. Jadi ‘KAN’ menjadi sesuatu yang fresh juga dari aku di tahun ini. Senang sekali bisa membawakan sesuatu yang berbeda di tahun ini,” ujar Mawar de Jongh.

Video Musik “KAN” Hadir Lebih Ceria dan Colorful

Eksplorasi Mawar de Jongh tidak berhenti di musik. Video musik “KAN” juga hadir dengan pendekatan visual yang lebih baru dan ceria.

Look, warna, akting, hingga pengambilan gambar dirancang untuk memberikan pengalaman visual yang berbeda. Dalam proyek ini, Mawar berkolaborasi dengan Bernadus Raka.

“Seru banget karena sebuah konsep yang baru dan ceria secara look-nya, warnanya, acting-nya dan pengambilan gambarnya,” ungkap Mawar.

Dengan kombinasi cerita yang relate, warna musik yang fresh, serta visual yang lebih playful, “KAN” menjadi salah satu karya yang memperlihatkan sisi berbeda Mawar de Jongh di 2026.

Single “KAN” resmi dirilis pada 21 Agustus 2026 dan sudah dapat didengarkan di berbagai platform streaming digital. Bersamaan dengan perilisan single, video musik “KAN” juga dapat disaksikan melalui kanal YouTube Trinity Optima Production.

Lewat “KAN”, Mawar de Jongh seolah mengajak pendengar mengingat satu hal: terkadang intuisi sudah berbicara sejak awal, tetapi cinta membuat seseorang memilih tidak mendengarkannya. Dan ketika semuanya terbukti, yang tersisa hanya satu kalimat sederhana “KAN?”

 

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img