“Noktah Merah Perkawinan”, Gambaran Perjuangan Seorang Istri

Must Read

Noktah Merah Perkawinan sebuah film dari adaptasi sinetron 90-an , siap dirilis pada 15 September mendatang. Film bergenre drama keluarga ini  diolah dengan apik oleh sutradara cantik Sabrina Rochelle Kalangie dan untuk skenario ditulis oleh Titien Wattimena. Dengan berbagai konflik yang ada di dalamnya, “Noktah Merah Perkawinan” siap menguras emosi penonton.

Film “Noktah Merah Perkawinan” sendiri merupakan film yang diadaptasi dari sinetron pada judul yang sama pada tahun 1996 hingga 1998. Dulu sinetron itu diperankan oleh Sarah Azhari, Cok Simbara dan sederet pemain kawakan lainnya, dan berhasil mendulang sukses dieranya.

Diproduksi oleh Rapi Film, film “Noktah Merah Perkawinan” bercerita tentang pernikahan Ambar (Marsha Timoty) dan Gilang (Oka Antara). Ditengah masalah rumah tangga mereka sendiri, hadirlah Yuli (Sheila Dara) yang merupakan murid dari Ambar di galeri seni keramik. Hadirnya Yuli memperparah konflik yang ada diantara Ambar dan Gilang. Lama kelamaan hubungan itu tercium oleh Ambar sehingga mereka terancam bercerai. Bagaimanakah akhirnya nasib pernikahan mereka?

Noktah Merah Perkawinan
Foto: Intan

Sabrina, sutradara dari film Noktah Merah Perkawinan mengaku memiliki tantangan tersendiri saat menyutradari film ini.

Bagi Sabrina, film ini bukan hanya tentang pernikahan yang rusak karena orang ketiga.

“Pada dasarnya ini tentang value ketika kita membangun hubungan dengan orang lain, dan terlepas dari itu issue yang diangkat pun juga sangat dekat dengan apa yang biasa terjadi di keluarga-keluarga di Indonesia sampai saat ini. Jadi harapannya film ini masih bisa memberikan sesuatu yang fresh untuk penonton.

Noktah Merah Perkawinan
Foto: Intan

Terlebih lagi Noktah Merah Perkawinan adalah sinetron yang mendulang sukses pada eranya. Jadi ini menjadi tantangan saya bagaimana bisa mengemas banyaknya episode sinetron diperpendek menjadi film tanpa mengurangi inti dari film tersebut. Saya sangat terbantu dengan adanya para aktor dan aktris disini yang sudah memerankan dengan baik.” paparnya saat press conference pada Kamis, 8 September 2022 di Epicentrum, Kuningan.

Marsha Timothy dan Oka Antara yang turut hadir dalam press conference film Noktah Merah Perkawinan juga ikut menjelaskan peran mereka.

“Sebelum proses apapun saya sangat terbantu dengan script yang memang udah bagus banget dari halaman pertama. Saya jatuh cinta. Sehingga saya berusaha sebaik mungkin memerankan Ambar, sebagaimana sih yang dirasakan Ambar, saya harus bisa menyampaikan dengan baik. Di film ini kita adalah pasangan yang udah menikah 11 tahun, sehingga kita harus bisa menerapkan setiap kata, gaya komunikasi sesuai usia pernikahan. Beda dengan yang masih baru atau pasangan pacaran.” Jelas Marsha Timothy saat menceritakan prosesnya dalam film ini.

Noktah Merah Perkawinan
Foto: Intan

“Kalo buat saya, karakter Gilang ini sangat menarik, saya belum pernah mengambil karakter laki-laki seperti ini. Kalau biasanya laki-laki adalah Alfa, dominan, nah si Gilang ini enggak. Dia type laki-laki yang merasa terpinggirkan dalam keluarganya sehingga sibuk dengan pekerjaannya. Sehingga suatu saat ia sadar, bukan pekerjaan diluar yang harus diselesaikan, tapi justru di rumahnya keluarganya masalah harus diselesaikan.”tambah Oka.

Tak hanya Marsha Timothy dan Oka Antara, film ini juga dibintangi oleh Sheila Dara, Sheila Daisha, Roy Sungkono, Nazira C. Noer, Jaden Ocean, dan Alleyra Fakhira.

Jika biasanya banyak orang yang underestimate dengan film bergenre drama, film bergenre drama ini dipastikan sukses membuat penonton terlarut dengan akting mereka. Semua alurnya dibuat tenang dan tak dipaksakan. Karakter masing-masing pemeran sukses dibawakan. Ini bukti bahwa cast dipertimbangkan dengan baik.

Noktah Merah Perkawinan
Foto: Intan

Film ini menceritakan kondisi yang banyak dialami oleh suami istri. Rasa sakit karena kesalah pahaman bisa menghancurkan bahtera rumah tangga. Bahkan tidak melulu gangguan orang ketiga yang liar, berusaha merebut dan memiliki pasangan kita yang identik dimiliki karakter pelakor, setiap adegan di film ini bisa membawa penonton ke dalam suasana gemas, marah, dan haru menjadi satu. Layak rasanya jika film Noktah Merah Perkawinan ini mendapat nilai 8/10 dan menjadi rekomendasi tontonan bersama keluarga.

Pesan yang ingin disampaikan dalam film ini adalah, pernikahan tak hanya membutuhkan cinta. Tapi juga membutuhkan komunikasi yang baik dalam segala hal, dalam suka dan duka, dan mengalahkan ego masing-masing.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

2022 Eternity Gate Proklamirkan Diri di “Calling Scream”

Eternity Gate pendatang baru yang ingin mengarahkan eksistensinya ke keabadian, tentunya dalam arti, bisa bertahan lama dan selalu melahirkan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -