2022, Oscar Lawalata Persembahkan Aku dan Kain: The Age of Diversity

Must Read

Oscar Lawalata perancang busana asal Indonesia menggelar festival bertajuk Aku dan Kain: The Age of Diversity di Museum Nasional pada tahun 2022 ini.

Festival Aku dan Kain: The Age of Diversity digelar Oscar Lawalata di Museum Nasional Jakarta pada 10 Agustus sampai 10 September 2022 bekerjasama dengan Museum Nasional.

Festival Aku Dan Kain Oscar Lawalata akan menampilkan sosok anak bangsa yang menginspirasi. Berbalut kisah dan kreasi penuh makna dan dinarasikan melalui karya indah mereka.

Oscar Lawalata

“Festival Aku dan Kain, sebuah movement yang merayakan keanekaragaman budaya, untuk membangun rasa nasionalisme, serta mengangkat keindahan nilai nilai pluralisme. Kekayaan kain tradisional Indonesia dan keragamannya perlu dilestarikan oleh gerenasi penerus,” jelas Oscar Lawalata saat konferensi pers di Museum Nasional, Jakarta, Rabu (10/8/22)

Festival Aku Dan Kain akan berlangsung selama satu bulan bertujuan mengangkat keanekaragaman budaya untuk membangun rasa Nasionalisme serta keindahan nilai-nilai pluralisme.

Antara lain pameran kain tua dari Museum Nasional seperti kulit kayu,songket,batik sulam,dan aplikasi manik dalam sebuah instalasi Aku Dan Kain: Wonders of Weaving,dan pameran instalasi Menara Nusantara m yang akan memamerkan 100 kain tenun Nusantara dari Oscar Lawalata Culture, serta kegiatan workshop dan talkshow.

Oscar Lawalata

Adapun tiket masuk Festival Aku dan Kain dijual seharga Rp 15 ribu dan Rp 20 ribu bagi pengunjung yang ingin masuk ke ruang temporer

Dalam Festival Aku dan Kain ini, Oscar Lawalata yang saat ini bernama Asha Darra akan mempersembahkan 100 koleksi kain tenun dari berbagai daerah yang mana ia ingin menunjukkan hasil penelusurannya yang punya nilai budaya dan histori luar biasa.

“Indonesia punya banyak kain tradisional yang luar biasa, tiap daerah punya kain khasnya, saya ingin membangun antusias itu lagi,”katanya.

Oscar Lawalata

Selain itu Festival Aku Dan Kain juga mengadakan pameran fotografi yg melibatkan 100 selebritas/influencer, diantaranya Reza Rahardian, Dian Sastro, Marsha Timothy, Nirina Zubir, Najwa Zihab, juga dimeriahkan dengan perayaan fashion show oleh Refal Hady, Ayu Ghani, Yuki Kato dan lainnya yg tentu saja rancangannya menggunakan kain Nusantara.

Melibatkan Seniman Ruang, pameran instalasi Wonder of Weaving akan menghadirkan pengalaman ruang imersif yang menghasilkan keindahan sederhana dalam sebuah kegelapan.

Sebagai elemen pembentuk ruang, panel lengkung hasil karya seni Byo Living (peraih Japan’s Good Design Award 2021), dirancang dari pola tenun tekstil untuk teknologi kustomisasi komputasi terbaru dan diterapkan pada mesin panel modern sebagai struktur berpola tenun.

Oscar Lawalata

Desain pencahayaan oleh Erreluce yang menyerupai sebuah susunan konstelasi, mengungkap jalinan dimensi waktu antara masa lalu, sekarang dan masa depan, melalui pendaran cahaya ruang negatif pada panel tenun.

Instalasi ini meredefinisikan kembali esensi sebuah keindahan yang tanpa batas waktu dengan mencerna kembali gagasan kita tentang “tua” dan “baru”, di mana kombinasi keduanya merupakan elemen penting dalam membentuk ruang hidup manusia. Dimana tradisi dan kearifan lokal dapat menjadi sebuah esensi pemersatu generasi masa kini dan masa depan. (EH)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

2022 Eternity Gate Proklamirkan Diri di “Calling Scream”

Eternity Gate pendatang baru yang ingin mengarahkan eksistensinya ke keabadian, tentunya dalam arti, bisa bertahan lama dan selalu melahirkan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -