Sika Ae, Wanita Simpanan Biksu Senior Terseret Kasus Penggelapan Dana Kuil Rp46 Miliar

Indoseru – Sika Ae, perempuan berusia 47 tahun bernama Punyavee Roengruang, ikut diamankan polisi Thailand dalam penyelidikan dugaan penggelapan dan pencucian uang yang melibatkan dana kuil lebih dari 92 juta baht.

Kasus ini berkaitan dengan Wat Phutthaisawan di Ayutthaya, Thailand. Polisi menangkap Punyavee berdasarkan surat perintah pengadilan pada Kamis, 10 September 2026.

Punyavee dikenal dalam pemberitaan Thailand dengan panggilan Sika Ae. Ia disebut sebagai orang dekat Phra Wachirayan atau Luang Pho Atichot, yang saat itu menjabat sebagai kepala Wat Phutthaisawan.

Sika Ae Diduga Menerima Aliran Dana Kuil

Sika Ae

Penyidik menduga sebagian dana kuil dialihkan kepada Sika Ae. Uang tersebut diduga kemudian disamarkan atau dialihkan menjadi aset tertentu.

Polisi juga menyelidiki dugaan penyalahgunaan dana kuil, penyalahgunaan jabatan, dan pencucian uang.

Phra Wachirayan ditangkap pada pagi hari yang sama. Setelah diamankan, ia melepaskan jubah kebiksuan sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik kini menelusuri dugaan aliran dana lebih dari 92 juta baht. Nilai tersebut setara sekitar Rp46 miliar jika menggunakan perbandingan Rp500 untuk 1 baht.

Rumah Sika Ae Digeledah Polisi

Sika Ae

Setelah menangkap Punyavee, polisi menggeledah rumahnya di wilayah Khlong Si, Pathum Thani.

Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan berbagai aset dan dokumen yang kemudian diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Polisi menemukan emas batangan dan perhiasan dengan berat total 90 baht emas. Nilai seluruh emas tersebut ditaksir sekitar 6,03 juta baht.

Selain emas, polisi menemukan uang tunai sekitar 3,59 juta baht.

Petugas juga mengamankan 35 benda sakral berbahan emas, dokumen tanah, buku rekening, dokumen investasi, serta dokumen transaksi emas.

Barang lain yang diamankan meliputi dua sertifikat tanah, tujuh buku rekening, dan 18 dokumen investasi.

Polisi turut membawa berbagai dokumen yang berkaitan dengan pembelian dan penjualan emas.

Sika Ae

Polisi Telusuri Aset dan Rekening

Seluruh barang yang ditemukan masih dalam proses penelusuran. Polisi ingin mengetahui apakah aset tersebut memiliki hubungan dengan dugaan aliran dana dari Wat Phutthaisawan.

Penyidik juga menduga aliran uang dalam kasus ini tidak berhenti pada satu rekening atau satu orang.

Dana tersebut diduga dialihkan kepada perempuan yang memiliki hubungan dekat dengan mantan kepala kuil.

Uang itu kemudian diduga diubah menjadi aset tertentu atau disimpan dengan menggunakan nama orang lain. Cara tersebut diduga dapat membuat asal-usul kepemilikan dana lebih sulit dilacak.

Namun, dugaan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyidikan.

Status Punyavee saat ini masih sebagai tersangka. Keterlibatannya dalam dugaan penggelapan dan pencucian uang belum dapat dianggap sebagai fakta yang terbukti sebelum ada keputusan pengadilan.

Kepala Wat Phutthaisawan Diganti Sementara

Setelah Phra Wachirayan ditangkap dan melepaskan jubah kebiksuannya, otoritas keagamaan setempat menunjuk biksu lain sebagai pelaksana tugas kepala Wat Phutthaisawan.

Sementara itu, polisi masih melanjutkan penyelidikan terhadap dugaan penyalahgunaan dana kuil.

Penyidik juga menelusuri kemungkinan adanya aset dan rekening lain yang berkaitan dengan dugaan pengalihan dana lebih dari 92 juta baht tersebut.

Kasus Wat Phutthaisawan menambah daftar kontroversi yang melibatkan sejumlah oknum pemuka agama di Thailand dalam beberapa waktu terakhir.

Meski demikian, perkara tersebut tetap harus dinilai berdasarkan bukti dan proses hukum. Kasus seorang biksu atau orang dekatnya tidak dapat menjadi dasar untuk menggeneralisasi seluruh biksu.

Kini perhatian penyidik tertuju pada asal-usul aset yang ditemukan di rumah Sika Ae serta hubungan aset tersebut dengan dugaan aliran dana kuil.

Penyelidikan akan menentukan apakah barang, rekening, investasi, dan dokumen yang diamankan polisi memiliki kaitan dengan perkara tersebut.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img