Jakarta— Amagra kembali memperkuat perjalanan musikalnya lewat album terbaru bertajuk Butterflies. Dirilis melalui Ninenote Music pada Minggu (30/8) lalu, album ini menghadirkan tujuh lagu yang membawa pendengar menyusuri berbagai fase emosi, mulai dari cinta, rasa rindu, kehilangan, kebingungan, hingga proses menerima dan berdamai dengan perasaan.
Bagi Amagra, Butterflies menjadi bagian penting dalam perkembangan musikalnya bersama Ninenote Music. Album ini melanjutkan proses kreatif yang telah dibangun bersama Aminoto Kosin dan Irvnat sejak awal perjalanan musik Amagra, sekaligus menjadi ruang bagi penyanyi remaja tersebut untuk semakin mengenali karakter vokal dan identitas musiknya.
Melalui Butterflies, Amagra mengangkat konsep “Badai Perasaan” yang menjadi benang merah keseluruhan album. Berbagai emosi yang datang silih berganti diterjemahkan ke dalam tujuh lagu dengan karakter cerita yang berbeda. Meski berangkat dari pengalaman dan dunia Amagra sebagai penyanyi remaja, tema yang dihadirkan terasa cukup universal sehingga dapat terhubung dengan pendengar dari berbagai usia.

Konsep emosional tersebut juga menjadi bagian dari identitas Amagra dalam album Butterflies. Nama “Butterflies” dipilih sebagai representasi sesuatu yang terlihat kecil dan lembut, tetapi mampu membawa perubahan besar. Filosofi itu sekaligus menggambarkan perjalanan Amagra dalam bertumbuh, menemukan keberanian, serta membangun identitas musikalnya sendiri di tengah berbagai perubahan perasaan.
Butterflies dan Konsep “Badai Perasaan”
Album Butterflies menggambarkan perjalanan emosional seseorang ketika berhadapan dengan berbagai perasaan yang tidak selalu mudah untuk dipahami. Rasa suka dapat berubah menjadi rindu, rindu dapat berujung pada kehilangan, sementara kebingungan perlahan membawa seseorang pada tahap penerimaan.

Konsep “Badai Perasaan” kemudian diterjemahkan Amagra tidak hanya melalui musik, tetapi juga melalui rangkaian visual album. Nuansa visual yang lebih gelap menggambarkan fase ketika seseorang berada di tengah gejolak emosi. Di sisi lain, kehadiran kupu-kupu menjadi simbol harapan, pergerakan, dan kekuatan yang tetap bertahan di tengah badai.
Perjalanan visual tersebut kemudian bergerak menuju suasana yang lebih hangat melalui rangkaian visualizer, seolah menggambarkan fase ketika seseorang mulai keluar dari badai dan menemukan ruang untuk berdamai dengan dirinya sendiri.
Kolaborasi Kreatif dengan Aminoto Kosin dan Irvnat

Di balik proses produksi Butterflies, Amagra kembali bekerja bersama Aminoto Kosin dan Irvnat di bawah naungan Ninenote Music.
Kolaborasi tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan musik Amagra sejak awal. Dalam proses penggarapan album terbaru ini, ketiganya kembali mengeksplorasi berbagai aspek musik, mulai dari karakter vokal, komposisi, lirik, melodi, hingga aransemen.
Hasilnya adalah sebuah album yang tidak hanya menawarkan kumpulan lagu baru, tetapi juga memperlihatkan perkembangan Amagra dalam menemukan warna musik dan karakter vokalnya.

Tujuh Lagu dengan Cerita Berbeda
Butterflies terdiri dari tujuh lagu, yakni “Butterflies”, “Masih Rindu”, “Big Girls Don’t Cry”, “Bilang Saja”, “Jalan Buntu”, “Ribbons in the Sky”, dan “Sing”.
Ketujuh lagu tersebut memiliki cerita dan warna masing-masing, namun tetap terhubung melalui satu benang merah berupa perjalanan emosional.
Bagi Amagra, setiap lagu menjadi bagian dari cerita yang ingin disampaikan kepada pendengar. Karena itu, Butterflies tidak hanya mengajak pendengar menikmati musik, tetapi juga memberikan ruang untuk menemukan pengalaman emosional yang mungkin terasa dekat dengan kehidupan mereka sendiri.
Perjalanan Musik Terus Bertumbuh
Sebelum merilis Butterflies, perjalanan musik penyanyi ini telah mencatat lebih dari 800 ribu streams di Spotify. Lagu-lagunya juga telah digunakan dalam lebih dari 20 ribu postingan di media sosial, dengan total lebih dari 226 juta views.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana karya-karya Amagra mulai menemukan pendengarnya di berbagai platform digital.
Kini, seluruh perjalanan emosi dalam Butterflies dapat didengarkan melalui Spotify, Apple Music, dan berbagai platform streaming musik digital lainnya. Konten musik Amagra juga dapat disaksikan melalui YouTube Ninenote Music.
Dengan tujuh lagu dan tujuh cerita yang berbeda, Butterflies membuka ruang bagi pendengar untuk menemukan lagu yang paling sesuai dengan perjalanan perasaan mereka. Bisa jadi, dari ketujuh lagu tersebut, ada satu lagu Amagra yang justru sedang menceritakan kisahmu. (EH).


