Bursa Efek Indonesia Kasih Bocoran Banyak Unicorn Mau IPO 2022-2023

Must Read

Bursa Efek Indonesia merasa yakin dan  optimistis akan banyak unicorn yang mau melakukan Initial Public Offering (IPO) pada Tahun 2022 hingga 2023.

Keyakinan Bursa Efek Indonesia akan banyaknya Initial Public Offering yang akan dilakukan perusahaan perusahaan besar di Tahun 2022 dan 2023 ini, diungkapkan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI,  Laksono Widodo. Laksono Widodo menyatakan optimismenya terkait pencatatan saham Unicorn di Indonesia. Dia yakin setelah aturan Multiple Voting Share (MVS) ditetapkan maka tidak ada lagi hal yang mengganjal minat IPO mereka.

“Banyak sekali unicorn yang menghubungi Bursa EFek Indonesia, baik secara formal maupun informal yang menyatakan keinginan IPO di Indonesia dengan target 2022 dan 2023 karena mereka menunggu aturan MVS,” katanya belum lama ini.

Sebagaimana diketahui, pencatatan 55 saham baru adalah target bursa untuk Initial Public Offering tahun ini. Laksono percaya satu di antaranya yang tercatat adalah unicorn. “Saya yakin akan ada Uniorn melakukan Initial Public Offering di tahun ini,”tambahnya.

Adanya aturan  diterbitkan pada tahun lalu itu akan berdampak positif pada tahun ini,  ditambahkan oleh Laksono. Apalagi Bukalapak, lanjutnya, telah menjadi e-commerce yang mengawali pencatatan di bursa. Selain itu, bursa dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengakomodir kebutuhan para perusahaan rintisan dengan menerbitkan MVS. Sebab, salah satu ganjalan bagi para perusahaan rintisan tersebut untuk go public adalah terdilusinya hak suara setelah pencatatan.

“Perusahaan besar sejenis Bukalapak  menyatakan minat IPO di Indonesia karena hal yang selalu didengungkan adalah belum adanya aturan MVS membuat mereka akan lari ke luar sehingga tentu dengan MVS sebagian besar e-commerce akan ipo di negaranya sendiri,” ungkapnya.

Selain itu, Laksono juga mengatakan Bursa Efek Indonesia tidak menutup kemungkinan bila ada unicorn dari negara lain di seputar Asia Tenggara yang juga ingin mencatatkan di Indonesia. Selama mereka mau mengikuti aturan hukum yang berlaku di Indonesia seperti memiliki badan hukum di Indonesia.

Sumber : Bisnis.com

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

Nagaswara Menang Gugatan Lagu Syantik, Festival Suara 2022 Terbentuk

Nagaswara Label Bing Indie senang atas kemenangannya melawan Gen Halilintar terkait polemik gugatan lagu Lagi Syantik yang dipopulerkan penyanyi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -