JAKARTA – Brand asal Indonesia, Chocolatos, memperluas kiprahnya ke dunia balap motor internasional setelah resmi menjadi Official Sponsor BK8 Gresini Racing untuk musim MotoGP 2026 dan 2027.
Kemitraan ini menjadi salah satu langkah Chocolatos untuk memperkenalkan brand Indonesia kepada audiens global. Momentum tersebut semakin menarik menjelang gelaran MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 9–11 Oktober 2026.
Kerja sama antara Chocolatos dan Gresini Racing sebenarnya telah diumumkan sejak Februari 2026. Kini, kolaborasi tersebut memasuki salah satu momen penting ketika MotoGP kembali menyapa penggemar balap di Indonesia.

Menurut Commercial Director Garudafood, Fransiskus Johny Soegiarto, kerja sama dengan Gresini Racing tidak hanya berkaitan dengan eksposur brand, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan Chocolatos untuk memperluas jangkauan di pasar internasional.
“Bagi kami, perjalanan bukan hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga menikmati setiap prosesnya. Sama seperti dunia balap, di mana setiap lap menuju garis finish memiliki tantangan dan energinya sendiri,” ujar Fransiskus.
Chocolatos saat ini telah dipasarkan di lebih dari 20 negara, terutama di kawasan Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Filipina. Melalui Gresini Racing, brand tersebut mendapat kesempatan tampil di salah satu ajang olahraga dengan basis penggemar yang luas di berbagai negara.

Kehadiran Chocolatos juga akan terlihat dalam sejumlah aset tim sepanjang musim 2026 dan 2027. Identitas brand tersebut ditempatkan pada livery motor, racing leathers pembalap, panel pit-box, kendaraan operasional hingga area hospitality Gresini Racing.
Bertemu di Momentum MotoGP Mandalika
Kolaborasi ini menjadi semakin relevan karena Indonesia merupakan salah satu pasar penting bagi MotoGP. Kehadiran Gresini Racing di Mandalika sekaligus menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk mendekatkan diri dengan penggemar balap di Tanah Air.

Commercial and Marketing Director Gresini Racing, Carlo Merlini, mengatakan Indonesia dan kawasan Asia Tenggara memiliki potensi besar bagi tim asal Italia tersebut.
“BK8 Gresini Racing memiliki hubungan yang kuat dengan Indonesia dan melihat potensi besar di kawasan Asia Tenggara. Bersama Chocolatos, kami ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat Indonesia sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi para penggemar balap,” kata Merlini.
Di lintasan, Gresini Racing diperkuat oleh Alex Márquez dan rookie MotoGP Fermín Aldeguer pada musim 2026. Keduanya menjadi bagian dari perjalanan tim menghadapi persaingan di kelas premier.
Bagi Alex Márquez, dunia balap tidak terlepas dari proses belajar dan menghadapi berbagai tantangan dalam setiap seri.
“Dalam dunia balap, setiap perjalanan memiliki tantangan dan momennya sendiri. Setiap race selalu menjadi tempat untuk belajar, berkembang, dan terus menjadi lebih baik,” ujar Alex Márquez.
Dari Brand Lokal ke Panggung Internasional
Kemitraan dengan Gresini Racing menandai fase baru bagi Chocolatos yang telah hadir di Indonesia selama hampir dua dekade.
Sejak diperkenalkan pada 2007, Chocolatos berkembang dari produk wafer stick menjadi salah satu brand makanan dan minuman yang memiliki sejumlah varian produk. Perusahaan juga memperluas pasar hingga ke sejumlah negara di kawasan Asia.
Namun, kerja sama dengan tim MotoGP memberikan dimensi berbeda karena identitas brand Indonesia kini ikut hadir dalam salah satu kompetisi motorsport dengan jangkauan internasional.
Bagi Garudafood, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membawa merek lokal agar semakin dikenal di luar Indonesia.
Brand Equity Director Garudafood, Niken Esti, menyebut kolaborasi dengan Gresini Racing sebagai bagian dari perjalanan Chocolatos untuk terus berkembang mengikuti perubahan konsumen.
“Kemitraan ini kami lihat sebagai kesempatan untuk membawa semangat tersebut ke pengalaman yang lebih luas,” kata Niken.
Dengan MotoGP Mandalika yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026, kolaborasi Chocolatos dan Gresini Racing pun akan mendapat sorotan lebih besar di Indonesia.
Bagi Chocolatos, kehadiran di motor dan perangkat tim Gresini bukan sekadar soal logo di lintasan, tetapi juga menjadi penanda bagaimana sebuah brand yang tumbuh di Indonesia mulai mengambil tempat dalam ekosistem olahraga global.


