Gagal Jantung Jadi Penyakit Yang diderita 13 Juta Lebih Orang Indonesia

Must Read

Gagal jantung adalah penyakit yang mengancam jiwa di mana otot jantung tidak mampu memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan darah dan oksigen pada tubuh.

Jika tidak ditangani dan dicegah dengan baik, angka kematian akibat penyakit kardiovaskular atau gagal jantung diperkirakan dapat meningkat hingga lebih dari 23.3 juta kematian setiap tahun secara global pada tahun 2030

Penyakit gagal jantung atau kardiovaskular masih menjadi ancaman dan merupakan penyakit yang berperan utama sebagai penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia.

Gagal Jantung
Foto : Istimewa#,Keehatan, GagalJantun

Berdasarkan hasil penelitian berjudul Heart failure across Asia: Same healthcare burden but differences in organization of care yang dipublikasikan pada International Journal of Cardiology, jumlah penderita gagal jantung di Indonesia adalah sebesar 5% dari total jumlah penduduk.

Angka kematian di Indonesia juga tergolong tinggi. 17,2% pasien gagal jantung di Indonesia meninggal saat perawatan rumah sakit, 11,3% meninggal dalam 1 tahun perawatan, dan 17% mengalami rawat inap berulang akibat perburukan gejala dan tanda gagal jantung.

“Penyakit ini adalah penyakit yang mengancam jiwa di mana otot jantung tidak mampu memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan darah dan oksigen pada tubuh. Penyakit ini bersifat kronis dan progresif “ terang dr. Siti Elkana Nauli, Ketua Kelompok Kerja PERKI dalam acara webinar ( 29/1/22)

Gagal Jantung
Foto : Istimewa

“Penyakit ini ditandai dengan rawat inap berulang di rumah sakit yang tinggi karena perburukan penyakitnya. Jika tidak ditangani dengan baik, angka kematian global akibat penyakit ini diperkirakan dapat meningkat hingga lebih dari 23.3 juta kematian setiap tahun pada tahun 2030.” Tambah nya

Berdasarkan data registri penyakit ini, Pokja menunjukkan kontribusi terbanyak sebagai penyebab penyakit ini di Indonesia adalah penyakit jantung koroner, hipertensi, dan diabetes. Sementara itu, faktor risiko tambahan seperti obesitas, dislipidemia, gangguan fungsi ginjal, gaya hidup santai, dan obstructive sleep apnea.

Di Indonesia, berdasarkan pedoman tatalaksana yang dikeluarkan oleh Perhimpunan Dokter Kardiovaskular Indonesia (PERKI) tahun 2020, terdapat 3 pilar utama pengobatannya, yaitu RAS (renin angiotensin aldosteron) blocker, Betablocker, dan MRA (mineraloreceptor antagonist) sebagai lini pertama pengobatan gagal jantung kronik selama tidak ditemukan adanya kontrindikasi.

Gagal jantung
Foto: Istimewa

Tujuan dari pengobatan pada pasien penyakit tersebut adalah untuk menurunkan angka kematian, menurunkan angka rawat inap berulang di rumah sakit, dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Meskipun saat ini sudah tersedia beberapa pilihan terapi gagal jantung yang tersedia, masih ada kebutuhan besar yang belum terpenuhi untuk terapi dalam hal menurunkan angka kematian dan mencegah rawat inap berulang akibat penyakit tersebut.7 Pencegahan dan pengobatan penyakit ini merupakan tanggung jawab semua orang, termasuk masyarakat, tidak hanya petugas kesehatan.

“Setiap pasien  harus menjalani pengobatan yang optimal sesuai dengan bukti ilmiah dengan melihat profil dari masing-masing pasien. SGLT2i merupakan salah satu regimen terapi terbaru pada penyakit ini dengan fraksi ejeksi ventrikel kiri ≤ 40% dan sudah tersedia di Indonesia. Bukti penelitian global menunjukkan efektivitas obat ini untuk menurunkan angka kematian dan rawat inap berulang akibat perburukan gagal jantung,” terang dr. Siti Elkana

Gagal jantung
Foto : Istimewa

Sementara Dr. dr. Isman Firdaus, , Ketua PP PERKI  menekankan peran PERKI dalam mengedukasi masyarakat dan tenaga kesehatan terkait penyakit gagal jantung.
“Melihat angka prevalensi gagal jantung di Indonesia sebesar 5% dari jumlah penduduk dan juga persentase angka kematian akibat gagal jantung, saya percaya bahwa penting sekali bagi semua pemangku kepentingan untuk bekerja sama secara berkesinambungan dalam upaya promotif, preventif, diagnosis, dan pengobatan untuk penanggulangan penyakit gagal jantung yang lebih baik.” Ucap Dr. dr. Isman Firdaus, Ketua PP PERKI

“Selain itu, penting bagi kita untuk mencegah dengan memulai hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat, berolahraga secara teratur dan berkonsultasi dengan dokter tentang tatalaksana faktor risiko gagal jantung yang tepat.”imbuhnya nya

Hal yang berikutnya yang penting adalah memeriksakan kesehatan jantung kita sejak dini terutama jika ada keluhan nyeri dada, berdebar, mudah capek, kaki bengkak atau sesak nafas. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh darah/kardiolog akan melakukan pemeriksaan jantung non invasif awal seperti ekokardiografi, holter atau treadmill test. (Kim)

 

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

KVIBES Ajak Grup K-Pop ASTRO Dalam Konten #OneStepCloser

KVIBES.ID sebagai platform komunitas pecinta K-Pop besutan United Creative mengajak grup K-Pop ternama ASTRO sebagai tamu spesial dalam konten-konten...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -