Trailer Seni Merayu Tuhan Resmi Dirilis, Ari Irham Jalani Perjalanan Spiritual yang Relatable untuk Generasi Muda

Jakarta – Trailer perdana film Seni Merayu Tuhan akhirnya resmi dirilis dan langsung mencuri perhatian pecinta film Indonesia. Alih-alih menghadirkan kisah religi yang penuh ceramah, film ini menawarkan drama emosional tentang kehilangan, pencarian makna hidup, hingga perjalanan seorang anak muda yang berusaha kembali menemukan Tuhan.

Film Seni Merayu Tuhan diperankan oleh Ari Irham, tokoh utama bernama Hikmah digambarkan sebagai pemuda yang menjalani hidup dengan bebas, gemar bersenang-senang, dan nyaris tak memiliki kedekatan dengan agama. Namun hidupnya berubah drastis setelah sang ibu, yang diperankan Rieke Diah Pitaloka, meninggal dunia.

Momen kehilangan itu menjadi titik balik yang mengantarkan Hikmah pada perjalanan spiritual yang penuh pergulatan batin.

Seni Merayu Tuhan

Salah satu dialog yang paling mencuri perhatian dalam trailer adalah ketika Hikmah diajak menunaikan salat Jumat, namun ia menjawab santai, “Sudah pernah.” Kalimat singkat tersebut justru terasa begitu menohok karena menggambarkan kondisi yang dekat dengan realitas sebagian anak muda saat ini bukan karena membenci agama, tetapi karena perlahan menjauh dari kebiasaan beribadah.

Alih-alih menghakimi karakter utamanya, trailer justru menunjukkan bahwa proses kembali kepada Tuhan bukanlah sesuatu yang instan. Hikmah masih terus berjuang, bahkan sempat lupa kapan terakhir kali ia menunaikan salat. Pendekatan yang manusiawi inilah yang membuat trailer terasa hangat sekaligus menyentuh.

Film ini diadaptasi dari buku best seller karya Habib Husein Ja’far Al Hadar atau yang lebih dikenal sebagai Habib Ja’far. Sang penulis juga menyebut proyek ini sebagai adaptasi layar lebar pertama dari karyanya.

Seni Merayu Tuhan

Mengusung semangat “tontonan yang bernilai tuntunan”, Seni Merayu Tuhan tidak hanya berbicara soal agama, tetapi juga membahas hubungan keluarga, persahabatan, cinta, kehilangan, hingga proses menerima diri sendiri. Kisah romansa Hikmah bersama Sophia yang diperankan Lutesha menjadi salah satu elemen yang memperkaya perjalanan emosional sang tokoh.

Deretan pemain lainnya turut memperkuat film ini, di antaranya Teuku Ryzki, Arie Kriting, hingga Habib Ja’far yang juga ikut tampil dalam film.

Dari sisi teknis, film ini disutradarai oleh Cesa David Luckmansyah, sineas yang dikenal memiliki pengalaman panjang sebagai editor dan telah meraih tiga penghargaan Piala Citra. Sentuhan visual yang rapi serta ritme emosional yang kuat sudah mulai terlihat sejak trailer perdananya.

Seni Merayu Tuhan

Melalui trailer berdurasi singkat ini, Seni Merayu Tuhan menghadirkan suasana yang teduh namun tetap menghantam emosi penonton. Film ini tampaknya tidak ingin menjadi tontonan yang menggurui, melainkan mengajak penonton menyaksikan perjalanan seseorang yang perlahan menemukan jalan pulang.

Dengan tema yang dekat dengan kehidupan generasi muda dan pendekatan yang lebih membumi, Seni Merayu Tuhan berpotensi menjadi salah satu film religi Indonesia yang paling dinantikan tahun ini.

Film Seni Merayu Tuhan dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026. (EH).

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img