Rayakan HUT ke-13 Galeri Indonesia Kaya, Para Jurnalis Naik Panggung Jadi Pemain Wayang!

JAKARTA, INDOSERU.COM – Galeri Indonesia Kaya (GIK) merayakan ulang tahun ke-13, sejumlah jurnalis mendapat pengalaman berbeda dengan tampil langsung di atas panggung melalui pementasan Wayang Jurnalis: Petruk Mantu. Berkolaborasi dengan Wayang Orang Bharata, program ini mengajak insan media mengenal lebih dekat seni pertunjukan tradisional Indonesia.

Diperkenalkan pertama kali pada 2014, Wayang Jurnalis kembali digelar untuk keenam kalinya setelah vakum sejak 2020. Program Galeri Indonesia Kaya ini memberikan kesempatan kepada jurnalis untuk merasakan proses berkesenian, mulai dari latihan hingga memerankan karakter dalam pertunjukan.

Program Director Galeri Indonesia Kaya, Renitasari Adrian, mengatakan bahwa Wayang Jurnalis menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan antara media dan seni budaya Indonesia.

Galeri Indonesia Kaya

“Jika biasanya mereka berada di balik layar untuk meliput dan menceritakan sebuah pertunjukan, kali ini mereka berkesempatan untuk naik ke atas panggung dan menjadi bagian langsung dari proses kreatifnya,” ujar Renitasari.

Lakon Petruk Mantu menghadirkan kisah Petruk yang berusaha meminang Endang Nilowati untuk putranya, Lengkung Kusumo. Namun, rencana tersebut menghadapi tantangan ketika diketahui bahwa Endang Nilowati juga menjadi dambaan Prabu Kalapudaksa. Konflik dan kejadian tak terduga pun menghadirkan humor khas pewayangan.

Pementasan ini melibatkan jurnalis dari berbagai media yang berlatih bersama para seniman Wayang Orang Bharata. Sutradara sekaligus perwakilan Wayang Orang Bharata, Teguh ‘Kenthus’ Ampiranto, berharap kolaborasi tersebut dapat memperluas apresiasi masyarakat terhadap seni pertunjukan tradisional.

Galeri Indonesia Kaya

Panggung Wayang Jurnalis juga dimeriahkan dalang cilik berusia 12 tahun, Kitama Arturo, yang menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya dapat tumbuh sejak usia dini.

Sejak diresmikan pada 10 Oktober 2013, Galeri Indonesia Kaya telah dikunjungi lebih dari satu juta pengunjung dan menyelenggarakan lebih dari 3.000 pertunjukan dengan melibatkan lebih dari 2.000 pekerja seni.

Melalui Wayang Jurnalis: Petruk Mantu, GIK menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak hanya dilakukan dengan menjaga tradisi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi agar seni Indonesia tetap hidup, dikenal, dan dicintai oleh generasi berikutnya.

Galeri Indonesia Kaya

Informasi mengenai jadwal pertunjukan dan program Ruang Kreatif Galeri Indonesia Kaya dapat diakses melalui IndonesiaKaya.com.

 

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img