Jakarta – Perjalanan Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 kini memasuki babak yang semakin seru. Dari ratusan proposal yang datang dari berbagai penjuru Indonesia, akhirnya terpilih 13 kelompok seni pertunjukan yang siap mengembangkan ide-ide kreatif mereka menjadi pertunjukan spektakuler.
Sebelum naik panggung di Galeri Indonesia Kaya pada akhir tahun nanti, para peserta Ruang Kreatif Seni Pertunjukan lebih dulu menjalani workshop intensif bersama deretan seniman dan praktisi seni ternama.

Antusiasme terhadap Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 pun terbilang luar biasa. Sebanyak 254 proposal dari 33 provinsi mewarnai proses seleksi tahun ini dengan ragam karya yang membentang dari tari, teater, musik, wayang, drama musikal, hingga pertunjukan multidisiplin.
Setelah melewati kurasi ketat dan sesi pitching di hadapan Garin Nugroho, Toto Arto, dan Billy Gamaliel, hanya 13 kelompok terbaik yang berhasil mengamankan tempat di program pengembangan ini.

Menariknya, peserta Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 datang dengan latar belakang yang beragam. Ada Tepian Kolektif dari Berau, Kalimantan Timur yang baru berusia satu tahun, Teater GENERASI Medan yang telah berkarya selama tiga dekade, hingga Gerhana dari Gianyar, Bali, yang mengangkat kekayaan tradisi wayang dalam kemasan pertunjukan kontemporer. Keberagaman inilah yang menjadi warna tersendiri dalam program tahun ini.
Tak sekadar memberikan bantuan dana produksi sebesar Rp35 juta untuk setiap kelompok, Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 juga membekali para peserta dengan workshop dan mentoring intensif selama empat hari di Jakarta.

Mulai dari mengasah ide kreatif, memperkuat strategi produksi, mempelajari digital marketing, hingga memahami manajemen panggung, seluruh proses ini menjadi bekal bagi para kreator sebelum mempersembahkan karya terbaik mereka kepada publik dalam rangka perayaan HUT ke-13 Galeri Indonesia Kaya pada November hingga Desember 2026. (EH)


