KEUMALAHAYATI Gegerkan Industri Musik! 16 Lagu Musikalnya Resmi Dirilis, Netizen: Kualitasnya Bikin Merinding

JAKARTA – KEUMALAHAYATI baru saja mematahkan anggapan lagu teater hanya bisa dinikmati di atas panggung. Teater musikal yang sukses mencuri perhatian publik ini resmi merilis album Original Cast Recording berisi 16 lagu orisinal yang langsung menjadi sorotan pecinta musik Tanah Air.

Album yang diluncurkan Gema Citra Nusantara (GCN) bersama BSS Records pada 27 Juni 2026 ini menghadirkan seluruh lagu yang selama ini menjadi “nyawa” pertunjukan KEUMALAHAYATI. Kini, masyarakat bisa menikmati setiap komposisinya melalui Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan berbagai platform streaming digital lainnya.

Tak sedikit penonton yang mengaku justru paling sulit melupakan musik-musik dalam pertunjukan tersebut. Aransemen megah berpadu dengan lirik yang emosional membuat lagu-lagu KEUMALAHAYATI disebut-sebut sebagai salah satu karya musikal terbaik yang lahir dari panggung Indonesia.

KEUMALAHAYATI
Pemberian Penghargaan kepada Bens Leo syang diterima oleh Pauline Endang (Isri) oleh Mira M. Arismunandar dan Dicky Soerjanatamihardja, MA.

Executive Producer Teater Musikal Keumalahayati, Mira M. Arismunandar, mengungkapkan bahwa antusiasme penonton terhadap musik menjadi alasan utama album ini akhirnya dirilis.

“Selama ini banyak penonton yang menyampaikan bahwa musik-musik dalam Teater Musikal Keumalahayati memiliki kualitas yang sangat baik dan meninggalkan kesan mendalam,” ujarnya.

Menurut Mira, sayang jika karya para komposer dan musisi hanya hidup selama pertunjukan berlangsung. Karena itu, GCN ingin lagu-lagu tersebut bisa terus didengar masyarakat tanpa harus menunggu pementasan berikutnya.

KEUMALAHAYATI
Teuku Rifnu Wikana dan beberapa pendukung Teater Musikal Keumalahayati.

Salah satu kekuatan terbesar album ini ada pada tangan komposer Leodet dan penulis lirik Andi Hidayat. Setiap lagu lahir dari adegan-adegan penting dalam cerita sehingga mampu membawa pendengar ikut merasakan emosi, perjuangan, hingga keberanian sosok Laksamana Keumalahayati.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya dipercaya menjadi komposer dalam Teater Musikal Keumalahayati. Saya berharap lagu-lagu ini dapat terus hidup dan menjadi bagian dari perjalanan seni pertunjukan Indonesia,” kata Leodet.

Yang membuat album ini semakin spesial, seluruh lagu dibawakan langsung oleh para pemain asli pertunjukan. Karissa Soerjanatamihardja, Haikal Baron, Teuku Rifnu Wikana, Junio Fernandes, Kamal Nasuti, Dimas Amboro, Beyon Destiano, Yan Wibisono, Nanda Dian Utami, Kartika Desma, Marcella Azzahra, Kyrana Soerjanatamihardja, Karina Abelinda, Tirta Permadi, Kaifa Untsa Demir, La Tanha, hingga anggota Gema Citra Nusantara kembali menghidupkan kisah heroik KEUMALAHAYATI lewat rekaman studio.

KEUMALAHAYATI
Para pendukung yang terlibat dipeluncuran “Keumalahayati – Original Cast Recording”.

Tak hanya menjadi kabar gembira bagi pecinta musikal, peluncuran album ini juga menghadirkan momen yang menguras emosi. GCN mempersembahkan album tersebut sebagai tribute untuk almarhum Bens Leo, sosok yang selama hidupnya dikenal konsisten mendukung perkembangan musik Indonesia.

Dalam acara peluncuran, Dewan Penasihat GCN Dicky Suryanatamihardja menyerahkan Piagam Penghargaan kepada keluarga almarhum yang diwakili sang istri, Pauline Endang.

“Beliau selalu siap membantu kapan pun dibutuhkan. Dukungan dan kepeduliannya terhadap perkembangan seni dan musik Indonesia sangat besar. Kami merasa kehilangan, tetapi semangat yang beliau tinggalkan akan terus kami lanjutkan,” ujar Dicky.

Dengan hadirnya album Original Cast Recording KEUMALAHAYATI, musik dari panggung kini resmi berpindah ke playlist jutaan pendengar. Banyak yang meyakini, 16 lagu ini bukan hanya menjadi soundtrack sebuah pertunjukan, tetapi juga berpotensi menjadi tonggak baru kebangkitan musik teater Indonesia.(EH)

 

 

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img