REDMI Pad 2 9.7 resmi mulai tersedia di Indonesia pada 6 Juni 2026. Tablet terbaru dari Xiaomi ini menyasar pelajar, mahasiswa, dan pengguna muda yang membutuhkan perangkat ringkas untuk mendukung aktivitas belajar, hiburan, hingga produktivitas sehari-hari.
Dengan ukuran layar REDMI Pad 2 9.7 yang lebih kompak dibanding sebagian tablet di kelasnya, perangkat ini hadir sebagai alternatif bagi pengguna yang menginginkan mobilitas tinggi tanpa mengorbankan kenyamanan penggunaan.
Dari sisi desain, REDMI Pad 2 9.7 mengusung bodi metal dengan ketebalan 7,4 mm dan bobot sekitar 406 gram. Dimensi tersebut membuat tablet ini relatif mudah dibawa dalam tas kecil untuk digunakan saat bepergian.

Xiaomi juga membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas 7.600 mAh yang diklaim mampu mendukung penggunaan sepanjang hari, sementara pengisian daya didukung charger 15W yang sudah tersedia di dalam kemasan penjualan.
Pada sektor layar, REDMI Pad 2 9.7 menawarkan panel beresolusi 2K dengan refresh rate hingga 120Hz dan tingkat kecerahan maksimum 600 nits. Spesifikasi tersebut ditujukan untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman saat membaca dokumen, mengikuti kelas daring, menonton video, maupun menjelajahi media sosial.
Layar perangkat ini juga telah mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland untuk Low Blue Light, Flicker Free, dan Circadian Friendly yang berfokus pada kenyamanan mata saat penggunaan dalam durasi panjang.

Untuk performa, REDMI Pad 2 9.7 ditenagai Snapdragon 6s 4G Gen 2 yang diproduksi dengan proses fabrikasi 6nm. Chipset ini dipadukan dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB yang masih dapat diperluas melalui kartu microSD hingga 2TB.
Tablet ini menjalankan Xiaomi HyperOS 3 berbasis Android 16 serta mendukung sejumlah fitur konektivitas lintas perangkat, termasuk Wireless Display Extension dan integrasi dengan ekosistem perangkat Xiaomi lainnya.

Di Indonesia, REDMI Pad 2 9.7 tersedia dalam pilihan warna Graphite Gray dan Silver. Xiaomi memasarkan perangkat ini dengan harga resmi Rp2.399.000 melalui berbagai kanal penjualan online maupun offline mulai 6 Juni 2026.


