Jakarta – Bisikan Desa Gringsing siap tayang 24 September 2026. Dibintangi Aghniny Haque dan Surya Saputra, film horor misteri ini mengungkap teror Fatimah sekaligus menghadirkan teknologi virtual production dalam produksinya.
Bisikan Desa Gringsing bukan sekadar cerita tentang desa yang dihantui arwah. Ketika Hesti (Aghniny Haque) datang untuk mencari ayahnya yang hilang, ia justru menemukan sebuah tempat yang menyimpan rahasia kelam. Warga terjebak, jalan keluar seolah tak pernah ada, sementara sosok Fatimah (Fatmah Nahdi) menjadi bayang-bayang mengerikan yang menguasai desa.
Bisikan Desa Gringsing membawa penonton masuk semakin jauh ke dalam misteri. Setiap jawaban yang ditemukan Hesti justru melahirkan pertanyaan baru. Apa sebenarnya yang terjadi di desa tersebut? Mengapa warga tidak bisa pergi? Dan apa hubungan semua teror itu dengan masa lalu Hesti?

Bisikan Desa Gringsing ditulis dan disutradarai Ivander Tedjasukmana serta diproduksi Mandela Pictures bersama Oceanus Media Global (OMG Studios). Menariknya, film ini memanfaatkan teknologi virtual production melalui LED volumetric stage yang dipadukan dengan real set untuk menciptakan dunia Desa Gringsing.
Bisikan Desa Gringsing juga membawa kolaborasi produksi Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Selain Aghniny Haque dan Fatmah Nahdi, film ini dibintangi Surya Saputra, Kiki Narendra, Iskak Khivano, Hesti Putri, Iyang Darmawan, Nina Tamam, Mian Tiara, hingga sejumlah pemain lainnya.
Desa Gringsing Bukan Sekadar Lokasi

Salah satu daya tarik utama film ini adalah bagaimana Desa Gringsing dibangun sebagai ruang yang memiliki peran penting dalam cerita. Jalan berkabut, bangunan desa, hingga atmosfer yang mengancam dirancang untuk membuat penonton merasa ikut masuk ke dalam wilayah yang menyimpan sesuatu.
Penggunaan virtual production memungkinkan lingkungan digital ditampilkan secara real time di hadapan para pemain. Pendekatan ini kemudian dipadukan dengan lokasi fisik agar dunia Desa Gringsing tetap terasa menyatu.
Namun, teknologi tentu bukan satu-satunya senjata film ini. Horor tetap bergantung pada bagaimana cerita membangun ketegangan, bagaimana karakter bereaksi terhadap ancaman, serta seberapa efektif misteri membuat penonton terus mencari jawaban.

Aghniny Haque Dihadapkan pada Teror dan Trauma
Sebagai Hesti, Aghniny Haque tidak hanya berhadapan dengan teror supernatural. Perjalanan mencari ayahnya perlahan menyeret Hesti pada persoalan yang berkaitan dengan masa lalunya.
Konsep tersebut membuat konflik film berpotensi bergerak di dua lapisan: ancaman yang datang dari Desa Gringsing dan persoalan personal yang dibawa Hesti sejak awal.
Bagi Aghniny tantangan lain muncul dari metode produksi yang mengharuskannya berpindah antara lingkungan virtual production dan real set. Ia harus mempertahankan kesinambungan emosi karakter meski lingkungan tempat adegan dimainkan dibangun melalui pendekatan berbeda.
Apakah Desa Gringsing Bisa Jadi Teror Baru?
Dari premisnya, Bisikan Desa Gringsing punya pendekatan yang cukup menarik karena mencoba menggabungkan horor supernatural dengan misteri dan perjalanan personal karakter utama.
Yang paling menarik justru bukan sekadar pertanyaan tentang siapa sosok Fatimah, tetapi bagaimana seluruh potongan misteri tersebut akhirnya terhubung dengan Hesti. Struktur semacam ini memberikan ruang bagi film untuk membuat penonton terus menebak-nebak.
Teknologi virtual production juga menjadi nilai jual yang cukup mencolok. Jika eksekusinya berhasil terasa natural, teknologi tersebut dapat memperkuat atmosfer dan membantu menciptakan dunia Desa Gringsing yang sulit diwujudkan hanya dengan lokasi nyata.
Tetapi pada akhirnya, teknologi tetap harus tunduk pada cerita. Kekuatan Bisikan Desa Gringsing akan sangat bergantung pada seberapa solid misterinya dibangun dan seberapa memuaskan jawaban yang diberikan ketika seluruh rahasia mulai terbuka.
Dengan premis desa yang tidak membiarkan penghuninya pergi, sosok arwah yang menjadi sumber teror, serta seorang perempuan yang datang membawa luka masa lalu, Bisikan Desa Gringsing menawarkan pengalaman horor yang tidak hanya mengandalkan kejutan.
Bisikan Desa Gringsing tayang di bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.


