JAKARTA — Starvision merilis first look dan teaser poster Datang Akan Pergi, film horor terbaru yang ditulis dan disutradarai Upi, dengan Chand Parwez Servia sebagai produser. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 24 Desember 2026.
First look Datang Akan Pergi memperlihatkan sekelompok anak muda yang berpetualang dan berkemah di hutan. Suasana ceria perlahan berubah mencekam ketika sosok-sosok bertopeng muncul dan mengejar mereka. Kisahnya berpusat pada Bara, yang masih dihantui rasa bersalah setelah adiknya hilang. Saat merayakan perpisahan sekolah bersama teman-temannya, Bara bertemu sekelompok orang yang tengah melakukan ritual di hutan dan perjalanan itu berubah menjadi bencana.
Iqby Gazza memerankan Bara dalam debut film Datang Akan Pergi. Shareefa Daanish juga menarik perhatian lewat penampilan dengan eksplorasi karakter yang berbeda. Film ini turut dibintangi Jeremie Moeremans, Nicholas Anderson, Baim Alkatiri, Widuri Puteri, Razan Zu, Surya Saputra, Marissa Anita, dan sejumlah aktor lainnya, dengan penampilan spesial grup band Sukses Lancar Rejeki.

Dalam keterangannya, Chand Parwez menyebut Starvision ingin menghadirkan pengalaman horor yang berbeda dan mengangkat keresahan yang dekat dengan penonton. Upi mengatakan film Datang Akan Pergi ini menggabungkan drama coming of age dengan horor-misteri, sekaligus menjadi tantangan baru dalam proses produksi setelah ia mengambil jeda setahun dari syuting.
Suasana cerah yang berubah jadi ancaman
Perpaduan gambar anak muda berkemah dengan lagu “Sampai Jumpa” dari Endank Soekamti memberi first look ini kontras yang menarik: suasana perpisahan terasa akrab, tetapi latar hutan dan kemunculan para pengejar menggesernya ke arah teror. Pilihan lagu reuni juga bisa terasa emosional sekaligus ganjil ketika disandingkan dengan adegan perburuan—sebuah kaitan yang langsung ditangkap beberapa penonton.

Dari materi yang dirilis, film ini tampak menjanjikan perpaduan drama persahabatan dan horor ritual. Hutan, sosok bertopeng, serta kisah kehilangan Bara memberi beberapa pintu masuk ke misteri ceritanya. Tantangannya adalah membuat unsur ritual dan pengejaran terasa punya alasan kuat di dalam cerita, bukan sekadar pemantik suasana. First look masih menyimpan banyak rahasia; kekuatan film nanti akan bergantung pada bagaimana misteri itu berkembang dan bagaimana hubungan Bara dengan teman-temannya ikut membangun ketegangan.
Penonton Sudah Menebak Ada Sekte di Hutan?
Komentar warganet langsung mengarah pada dugaan adanya sekte atau ritual sesat di film Datang Akan Pergi. “Kalau dari first look-nya film ini temanya pendakian yang dibaluti sekte sesat deh,” tulis @handianapriandi6044, yang juga mengaku tak sabar melihat Shareefa Daanish.

Yang lain memuji visualnya. “Cinematography-nya mantep banget, sukaa,” tulis @Rangga605. Sementara @limposiregar menangkap hal tak biasa dari pilihan lagunya: “Lagu reuni adikku dulu malah diangkat jadi film horor.”
Ada pula yang bercanda soal pola film horor Indonesia. @fajarkurniawan6623 menyebut Jeremie Moeremans sebagai “spesialis aktor pendakian Starvision”, sedangkan @dixon_cool menggoda bahwa Starvision kini punya ciri khas horor pendakian.


