Hari Kebangkitan Nasional 2022, Digelar di Kota Surakarta

Must Read

Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) diperingati setiap tanggal 20 Mei. Tanggal tersebut bertepatan dengan lahirnya Organisasi Boedi Oetomo yang berdiri pada tahun 1908.

Harkitnas salah satu agenda penting nasional yang kadang terlupakan, dalam rangka memperingati 114 Tahun Kebangkitan Nasional Indonesia, Panitia Hari Kebangkitan Nasional 2022 akan menyelenggarakan acara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Tugu Kebangkitan Nasional (Tugu Lilin) Kota Surakarta pada hari Jumat, tanggal 20 Mei 2022 mendatang.

Menurut Ketua Panitia Hari Kebangkitan Nasional Nirmala Firdaus, akibat dari polarisasi di masyarakat berbahaya terhadap kehidupan bangsa Indonesia kedepannya karena menciptakan iklim poltik identitas yang saling menjatuhkan satu sama lain dan saling curiga satu sama lain. Oleh karena itu, semangat kebangkitan nasional wajib digaungkan kembali dan perlunya persatuan bangsa tanpa membedakan agama, suku, ras, antar golongan serta mempererat kebersamaan untuk bangkit menyongsong masa depan yang lebih baik di Hari Kebangkitan Nasional tahun 2022

Hari Kebangkitan Nasional

“Kondisi bangsa yang saat ini masih terpolarisasi secara politik menjadi alasan utama untuk mengobarkan kembali semangat kebangkitan nasional dan nasionalisme yang menyatukan bangsa ini menuju kemerdekaan.”ujar ujar Ketua Panitia Nirmala Firdaus saat Konferensi pers di bilangan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (15/5/22).

“Semangat kebangkitan nasional mengajarkan kita untuk selalu optimis dalam menghadapi masa depan, merekatkan kembali persatuan dan kebersamaan untuk bangkit menyongsong masa depan yang lebih baik dalam menghadapi semua tantangan dan persoalan sebagai penerus ketangguhan bangsa ini,” tambahnya

Hari Kebangkitan Nasional

Penyelenggaraan Hari Kebangkitan Nasional 2022 ini digelar di Solo bukan tanpa Alasan.

“Kami adakan acara di Solo, karena disanalah dimana berbagai organisasi pergerakan kemerdekaan bersatu dan mewujudkan tekadnya untuk Indonesia merdeka dengan membangun Tugu Lilin pada peringatan 25 tahun kebangkitan nasional pada tahun 1933 silam, dan tidak banyak masyarakat tahu bahwa tugu peringatan Kebangkitan Nasional itu ada di Solo, kalah yang di Jakarta itu Museum Kebangkitan Nasinla” kata Sekretaris Panitia Jeff Sondakh.

“Sudah saatnya bangsa Indonesia kembali bersatu dengan semangat kebangkitan nasional demi membangun masyarakat yang adil makmur demi kemajuan bersama!” imbuh Jeff.

Hari Kebangkitan Nasional

Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengusung tema “Semangat Kebangkitan Nasional” dengan tagline “Bangkit Indonesia!” Acara juga akan mengundang pimpinan daerah Kota Surakarta, pimpinan Provinsi Jawa Tengah, dan tokoh-tokoh nasional.

Panitia Penyelenggara Hari Kebangkitan Nasional berharap dari acara lahir dapat membangkitkan gairah musik di tanah air terutama akibat dari pandemi COVID-19 hingga semua lini tanpa keluar dari makna Hari Kebangkitan Nasional itu sendiri. Dan untuk men’trigger’ teman-teman lebih semangat lagi dengan kebangkitan nasional untuk  bangkit bersama.

Hari Kebangkitan Nasional

“Kami ingin acara ini tidak lari dari makna yang sebenarnya bahwa Indonesia itu adalah satu dan karena acaranya adalah kebangkitan nasional, maka kita ingin membuat acara yang mencerminkan rohnya atau jiwanya bahwa Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan. Ada 2 peristiwa penting yang berkaitan yaitu lahirnya Budi Utomo dan lahirnya Sumpah Pemuda. Kita enggak mau lari itu. Kami ingin memunculkan kesadaran bahwa Indonesia harusnya satu. Jadi ingin membuat acara yang menggelorakan bahwa kita orang Indonesia dan bangga sebagai orang Indonesia. Bukan bangga dengan budaya yang lain. Itu yang akan kita kemas sedemikian rupa termasuk secara musikalitas.”kata Sony Tulung yang juga Presenter tanah air.

“Acaranya itu, mungkin akan ada 3 tarian yang mewakili Indonesia bagian Timur, tengah dan bagian barat. Karena kan enggak bisa semua kita taruh dari 34 provinsi. Demikian juga penyanyi, kita akan minta 3 penyanyi yang mewakili Indonesia Timur, Tengah dan Barat. Dan harus ada penyanyi dari Solo sebagai tuan rumah. Siapa mereka belum bisa kita sebutkan, masih tentantif. Semoga lewat acara ini menjadi tempat untuk kita bersama. Kita boleh berbeda tapi Merah Putihnya tetap satu.”tutup Sony Tulung.(EH)

 

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

CK Star Entertainment Umumkan Line-ups Woke Up Fest 2023 Fase ke-2

CK Star Entertainment, promoter pertunjukan musik yang telah sukses membawa berbagai artis mancanegara untuk tampil di Indonesia seperti Kenny...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -