Lawang Pitu Kritisi Kondisi Masyarakat Dalam “Atas Nama”

Must Read

Lawang Pitu grup band rock akhirnya merilis lagu barunya berjudul Atas Nama. Atas Nama merupakan lagu religi yang dikemas secara unik.

Jika biasanya lagu religi diaransemen dengan musik yang mendayu, rupanya Lawang Pitu ingin tetap mempertegas jatidiri mereka sebagai band rock dengan mengaransemen Atas Nama dengan nuansa rock metal yang kental.

Atas Nama milik Lawang Pitu bercerita bagaimana masyarakat sekarang dengan mudahnya berani menghakimi orang lain dengan dibungkus keyakinan. Mereka merasa berhak atas hidup orang lain, merasa benar diatas segalanya. Bahkan mereka berani melakukan hal tercela tanpa sadar bahwa yang dilakukan hanyalah karena tingginya ego. Membunuh, menipu, caci maki dan sebagainya.

Lawang Pitu
Foto : Intan

Sedikit mengenai band Lawang Pitu ini, mereka mempunyai visi untuk menciptakan sebuah karya music yang ber-genre metal namun lagu-lagunya dapat di terima masyarakat umum. Bukan hanya menciptakan karya idealis hanya demi kepuasan pribadi. Lirik-lirik lagu mereka pun lebih lugas dan dapat dengan mudah dimengerti. Mengangkat tema — tema dalam kehidupan kita sebagai masyarakat sehari-harinya.

Digawangi oleh musisi-musisi senior didalamnya, seperti Doddy Katamsi (Elpamas, Seven Years Later, Kantata) sebagai vocalist, Tommy Karmawan (Garux), Sadtriyo (Junior — Koes Plus), Arif Rahman dan ACC, ruanya proses produksi dari lagu-lagu tersebut juga tidaklah mudah. Pertama kali band ini terbentuk, mereka belum ada penyanyinya. Rencana awal formasi seperti band Metallica dimana sang penyanyi juga merangkap sebagai pemain gitar. Dan Doddy Katamsi adalah sebagai featuring di album mereka. Namun setelah jadi rekaman 10 lagu dari rencana album Lawang Pitu itu, ternyata Pak Asisi sebagai pemain bass dalam band ini ber-partner dengan Doddy Katamsi dan membentuk sebuat peusahaan recording label bernama PT ADK (Asisi Doddy Katamsi) dan akhirnya sekalian mengajak Doddy Katamsi sebagai penyanyi dari Lawang Pitu.

Lawang Pitu
Foto: Intan

“Kami sangat berharap lagu-lagu kami akan dapat diterima di masyarakat penikmat musik tanah air. Sebagai alternative lagu religi di tahun 2022 ini. Dengan trend membaiknya kondisi pandemi di tanah air, maka kita sangat optimis bahwa kita akan bisa mempersembahkan karya-karya kita ke khalayak yang lebih luas lagi. ” papar Doddy Katamsi saat jumpa pers di Hard Rock Cafe Pasific Place, Jakarta, Jumat 1 April 2022.

“Karya seni yang baik adalah karya seni yang sesuai dengan yang dirasakan masyarakat sekitar kita. Itulah mengapa Atas Nama menjadi lagu yang dipilih untuk dirilis tahun ini. Lagu ini menggambarkan kondisi masyarakat kita sekarang.”lanjut Deddy.

Lawang Pitu
Foto : Intan

Bersamaan dengan rilis single Atas Nama dari Lawang Pitu, moment ini juga sekaligus peluncuran PT ADK Records Label and Publishing. Sebuah perusahaan yang dimiliki oleh Pak Asisi dan Doddy Katamsi sebagai partner usahanya.

“Dengan band Lawang Pitu sebagai artis perdananya, kami berharap dapat menjadi bagian dari industri music tanah air. Dan dapat berkontribusi cukup banyak dalam keberadaan kami.” pungkas Doddy.*

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

Perempuan Bergaun Merah Rilis Trailer dan Poster Tayang 3 November

Perempuan Bergaun Merah film produksi Frontier Pictures, RAPI Films dan Legacy Pictures hadirkan film besutan William Chandra, yang diproduseri...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -