Film Dan Bandung Tayang 20 Agustus : Shanna Shannon hingga Rudi Soedjarwo Ungkap Proses Pendalaman Karakter dan Chemistry

Jakarta — Film Dan Bandung semakin mendapat perhatian menjelang penayangannya di bioskop pada 20 Agustus 2026. Dalam acara press conference yang dihadiri jajaran pemain dan sineas, para pemeran berbagi cerita mengenai proses pendalaman karakter, chemistry, hingga pendekatan emosional yang dilakukan selama produksi film Dan Bandung.

Acara tersebut menghadirkan sejumlah pemain, di antaranya Shanna Shannon, Samo Rafael, Jenny Zhang, Donny Damara, serta sutradara Rudi Soedjarwo. Para pemain Film Dan Bandung mengungkap pengalaman mereka dalam menghidupkan karakter sekaligus membangun hubungan antartokoh dalam cerita.

Bagi Shanna Shannon, keterlibatannya dalam film Dan Bandung menjadi pengalaman istimewa karena menjadi debutnya di layar lebar. Ia mengaku merasa lega dan bahagia setelah menyaksikan film bersama para tamu undangan serta awak media.

Dan Bandung
Foto: Eny

“Pastinya aku senang banget dan rasanya lega banget. Karena ini film pertama aku. Tadi waktu aku nonton, dengar reaksi dari teman-teman media, rasanya senang banget. Artinya aku setidaknya sudah melakukan yang terbaik dan bisa diterima dengan baik,” ujar Shanna.

Sementara itu, Samo Rafael yang memerankan karakter Basil mengaku memiliki pengalaman emosional tersendiri ketika akhirnya menyaksikan hasil film tersebut. Ia berharap penonton dapat melihat sisi lain dari karakter yang diperankannya.

“Sebrengsek apa pun Basil menurut kalian, sebenarnya dia punya perasaan. Dia pergi itu karena sesuatu,” kata Samo.

Dan Bandung
Samo Rafael dan Shanna Shannon / Foto: Eny

Menurut Samo, Rudi Soedjarwo tidak memberikan arahan secara berlebihan ketika dirinya harus membangun emosi karakter Basil. Justru, sang sutradara memberikan ruang bagi aktor untuk mengeksplorasi karakter sesuai pemahamannya.

“Kalau Om Rudi lucunya, paling efektif untuk bikin gue nangis. Dia selalu, ‘Yaudah terserah lu deh, Wo,’ gitu doang, tapi gue nangis. Jadi nggak pernah overdirecting,” ungkap Samo.

Pendekatan tersebut membuat Samo merasa lebih leluasa dalam membangun karakter. Ia menilai kebebasan dalam mengeksplorasi adegan emosional dapat menjaga spontanitas seorang aktor.

Dan Bandung
Foto: Eny

Shanna Shannon dan Samo Rafael Bangun Chemistry dari Kesamaan

Hubungan antara Basil dan Elma menjadi salah satu bagian penting dalam film Dan Bandung. Shanna Shannon mengungkapkan bahwa proses membangun chemistry dengan Samo Rafael pada awalnya tidak langsung berjalan mulus.

Keduanya sama-sama memiliki kepribadian introvert sehingga sempat mengalami suasana canggung ketika pertama kali berinteraksi. Namun, hubungan tersebut mulai mencair setelah mereka menemukan kesamaan yang tidak terduga.

“Selain kita berdua introvert, kita berdua asam lambung,” ujar Shanna sambil tertawa.

Salah satu momen yang membuat keduanya semakin dekat terjadi ketika Samo menawarkan obat untuk masalah asam lambung yang dialami Shanna. Dari situ, komunikasi keduanya mulai terasa lebih natural.

Dalam membangun adegan bersama, Shanna juga mengaku banyak mendapatkan masukan dari Samo yang dinilainya memiliki pengalaman lebih banyak.

“Untuk scene-scene-nya, menurut aku karena Samo lebih banyak experience, jadi dia lebih meng-guide dan memberikan suggestion,” katanya.

Samo pun memberikan pujian terhadap kemampuan Shanna dalam menyampaikan emosi melalui ekspresi. Menurutnya, karakter Elma tidak selalu membutuhkan dialog untuk membuat penonton memahami perasaannya.

“Shanna orangnya sangat terbuka kalau masalah perasaan. Meskipun kelihatannya diam, ketika kita sudah mulai gali bersama, dia lumayan membuka. Tanpa suara pun matanya sudah menceritakan sesuatu,” tutur Samo.

Jenny Zhang dan Donny Damara Dalami Karakter Orang Tua

Selain kisah hubungan antarkarakter muda, film Dan Bandung juga menghadirkan konflik keluarga yang diperkuat melalui karakter orang tua.

Jenny Zhang mengungkapkan bahwa proses reading bersama Rudi Soedjarwo menjadi bagian penting dalam membangun karakter yang ia mainkan. Pengalamannya sebagai seorang ibu juga membantunya memahami posisi karakter tersebut.

“Saya punya putri juga yang dalam tahap kelas SMA. Jadi saya memposisikan diri bagaimana kalau ini terjadi di keluarga saya,” ujar Jenny.

Jenny bahkan menceritakan reaksi putrinya setelah melihat dirinya tampil dalam film.

“Tadi anak saya sampai bilang, ‘Mami jangan begitu ya,’” katanya sambil tertawa.

Sementara Donny Damara menjelaskan bahwa karakter yang dimainkannya lebih banyak dibangun melalui gestur dan sikap dibandingkan dialog. Ia mendapatkan arahan untuk mempertahankan sosok ayah yang tegar dan memiliki karakter kuat.

“Tidak harus selalu berbicara. Dengan gesture itu harus ditekankan,” jelas Donny.

Donny juga sempat mengusulkan adegan emosional agar karakternya menangis. Namun, Rudi Soedjarwo justru mengarahkan agar karakter tersebut tetap mempertahankan keteguhannya.

“Saya sempat nawar, ‘Boleh nggak gue nangis waktu anak gue lari?’ Jangan. Harus tetap tegar. Bawa lu tuh olah-olah bos mafia, lu musuh dari Nugraha,” kata Donny menirukan arahan Rudi.

Menurut Donny, tantangan terbesarnya adalah menjaga konsistensi karakter meskipun berada dalam situasi yang emosional.

Rudi Soedjarwo Tuangkan Referensi Film Cinta dalam Dan Bandung

Sutradara Rudi Soedjarwo mengungkapkan bahwa film Dan Bandung menjadi ruang baginya untuk menuangkan berbagai pengalaman dan referensi sinema yang telah ia dapatkan sepanjang karier.

Ia merasa memiliki lebih banyak referensi ketika menggarap film ini dibandingkan saat mengerjakan Ada Apa Dengan Cinta?.

“Ketika saya bikin film ini, itu seperti ada rangkuman semua film cinta yang pernah saya tonton. Beda sama waktu saya bikin Ada Apa Dengan Cinta?. Itu kan film pertama, saya masih banyak kegagapan,” ungkap Rudi.

Menurut Rudi, berbagai film Indonesia yang telah ia tonton sejak kecil seperti menjadi perpustakaan referensi yang kembali muncul ketika dirinya menggarap Dan Bandung.

“Semua film cinta Indonesia yang pernah saya tahu dan tonton dari kecil itu kembali semua. Itu somehow membuat saya punya reference library,” jelasnya.

Rudi juga menjelaskan penggunaan adegan berlari sebagai salah satu cara untuk menyampaikan emosi karakter. Menurutnya, gerakan sederhana seperti berlari dapat menjadi bahasa visual yang kuat.

“Lari itu salah satu action kita yang paling mudah menunjukkan emosi,” katanya.

Perkembangan teknologi kamera juga membuat Rudi lebih leluasa mengeksplorasi adegan tersebut sehingga pergerakan pemain dapat diikuti kamera secara lebih dinamis.

Pendalaman Emosi Jadi Kunci Film Dan Bandung

Dalam mengarahkan para pemain, Rudi Soedjarwo menilai pengalaman emosional seorang aktor dapat membantu mereka memahami situasi karakter secara lebih natural.

Namun, menurut Rudi, proses tersebut bukan berarti pemain harus sepenuhnya memasukkan pengalaman pribadi ke dalam karakter. Yang terpenting adalah menemukan referensi emosional yang dapat membantu aktor memahami respons karakter terhadap sebuah persoalan.

“Ketika pemain ini pernah mengalami atau merasakan hal itu, akan lebih mudah mereka masuk ke situ,” ujar Rudi.

Ia juga melihat pengalaman tentang pertemuan dan perpisahan sebagai bagian dari kehidupan manusia yang memiliki kekuatan emosional besar untuk dieksplorasi dalam cerita.

“Kadang-kadang pertemuan dan perpisahan itu paling enak untuk kita ubek-ubek. Karena itulah yang kita rasakan sebagai manusia,” tuturnya.

Melalui pendekatan tersebut, Rudi berharap emosi dalam film Dan Bandung dapat terasa dekat dengan penonton. Pengalaman karakter memang tidak harus sama persis dengan pengalaman penonton, tetapi memiliki kemiripan secara emosional sehingga cerita terasa lebih manusiawi.

Perpaduan antara kemampuan para pemain, arahan Rudi Soedjarwo, serta chemistry antarkarakter menjadi bagian penting dalam film Dan Bandung. Dengan mengangkat dinamika hubungan, konflik keluarga, dan perjalanan emosional para tokohnya, film ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang dekat dan menyentuh bagi penonton.

Film Dan Bandung dijadwalkan tayang di bioskop mulai 20 Agustus 2026. (EH)

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img